Last mile delivery adalah tahap akhir pengiriman barang dari hub atau gudang terakhir ke tangan penerima. Meski jaraknya paling pendek, last mile menyumbang porsi biaya terbesar dalam rantai pengiriman — umumnya 40–55% dari total biaya — karena titik antarnya banyak, tersebar, dan sering gagal antar.
Kunci efisiensi last mile: optimasi rute multi-titik (lihat VRP), kepadatan pengiriman per rute, POD digital, dan komunikasi proaktif dengan penerima untuk menekan gagal antar.